Mejelang Hitungan Hari Saja, Ini Elektabilitas Capres-Cawapres

Tim Beritamega4d – Beritamega4d.com

Minggu, 11 Feb 2024 09:57 WIB

Debat Capres Ketiga
Potret Capres-cawapres peserta Pilpres 2024 (Beritamega4d).

Jakarta – Pemungutan suara Pemilu 2024 tinggal menghitung hari. Berikut potret elektabilitas ketiga paslon presiden 2024 berdasarkan hasil survei terbaru.

Dirangkum Beritamega4d, Sabtu (10/2/2024), mayoritas lembaga survei menunjukkan elektabilitas paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dibandingkan dua paslon lainnya.

Sementara paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berada di posisi kedua. Di urutan buncit ialah paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Berikut rangkumannya:

Lembaga Survei Indonesia

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres 2024 menjelang pilpres. LSI membuat simulasi surat suara pilpres.

Survei dirilis Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan di Double Tree Hotel Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024). Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan responden 1.220.

Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (dengan asumsi simple random sampling). Survei dilakukan pada 29 Januari hingga 5 Februari 2024. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Dalam survei simulasi surat suara pilpres, responden diberi pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden di antara pasangan nama berikut ini?’.

Berikut hasilnya:

  • Anies Baswedan-Muhaimin: 23,3%
  •  Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 51,9%
  •  Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 20,3%
  • Tidak tahu/tidak jawab: 4,4%.

LSI juga menanyakan responden dengan simulasi tertutup dua pasangan. Dalam survei ini, Prabowo-Gibran akan unggul melawan Anies-Muhaimin atau Ganjar-Mahfud.

Berikut simulasi tertutupnya:

Simulasi A

  • Anies-Muhaimin: 27,3%
  • Prabowo-Gibran: 61,6%
  • Tidak tahu/tidak jawab:11,0%

Simulasi B

  • Ganjar-Mahfud: 26,0%
  • Prabowo-Gibran: 60,0%
  • Tidak tahu/tidak jawab 13,9%

Lembaga Survei Nasional

Lembaga Survei Nasional (LSN) turut merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres 2024. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memperoleh suara di survei ini hingga 51,9%.

Survei ini dirilis, Sabtu (10/2/2024). Survei dilakukan pada 4-9 Februari 2024 di 38 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Jumlah sampel dalam survei ini 1.200 responden.

Margin of Error (MoE) +/- 2,83%. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95%.

Adapun pengumpulan data survei ini dilakukan dengan menggunakan telepon oleh tenaga terlatih dengan bantuan pedoman kuesioner. Survei ini juga dilengkapi dengan penelusuran data percakapan warganet (netizen) melalui media monitoring diri sebagai platform media sosial.

Responden diberi pertanyaan ‘seandainya Pilpres dilaksanakan saat ini pasangan manakah yang Anda pilih?’. Berikut hasilnya:

  • Anies Baswedan-Muhaimin: 24,3%
  • Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 51,9%
  • Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 18,7%
  • Undecided: 5,1%.

Dalam survei ini juga diperlihatkan hasil swing voters dan loyal voters pada Pilpres 2024. Hasilnya, 72,7% mengaku mantap dengan pilihannya, kemudian 15,8% belum mantap, dan 11,5% mengaku tidak tahu.

“Dengan tingkat swing voters sebesar ini dapat dikatakan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi pada Pilpres 2024 nanti, kendati peluang Prabowo-Gibran untuk menang satu putaran tetap terbuka lebar,” kata Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry saat memaparkan rilis survei secara daring.

Poltracking

Selanjutnya, Lembaga survei Poltracking merilis hasil survei elektabilitas para paslon Pilpres 2024. Hasilnya, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi teratas dengan angka 50,9%.

Survei ini dilakukan pada 25 Januari-2 Februari 2024 dengan jumlah responden 1.220 di Indonesia. Margin of error (MoE) survei ini adalah +-2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka langsung dengan responden. Populasi survei warga di Indonesia yang sudah memiliki hak pilih berusia lebih dari 17 tahun atau sudah menikah.

Responden diberi pertanyaan, ‘Jika Pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih di antara pasangan capres-cawapres berikut?’. Berikut hasilnya:

  • Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 25,1%
  • Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 50,9%
  • Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 18,4%
  • Tidak tahu/tidak jawab: 5,6%

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, mengatakan bahwa Prabowo-Gibran diprediksi bisa menang satu putaran. Namun, jika berlangsung dua putaran, Anies-Muhaimin lebih berpotensi masuk dibandingkan Ganjar-Mahfud.

“Kesimpulan yang dapat saya sampaikan posisi terakhir pilpres, kalau pilpres berlangsung dalam satu putaran kemungkinan yang akan menang adalah berdasarkan survei ini cukup konklusif yang akan menang paslon nomor 2 Prabowo-Gibran,” ujar Hanta.

“Tapi kalau pilpres berlangsung dalam dua putaran maka Prabowo-Gibran adalah paslon yang paling siap masuk di putaran kedua berhadapan dengan satu kandidat yang akan lolos antara Anies Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Tapi diantara dua itu Anies-Muhaimin relatif lebih berpotensi ketimbang Ganjar-Mahfud meskipun terpaut tidak terlalu jauh,” tambahnya.

Polstat

Lembaga Political Statistics (Polstat) Indonesia merilis hasil survei elektabilitas peserta Pilpres 2024 menjelang 14 Februari. Hasilnya, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungguli pasangan lainnya.

Survei ini digelar pada 4-7 Februari 2024 dengan jumlah 1.200 responden. Populasi survei adalah seluruh WNI yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia minimal berusia 17 tahun atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Survei dilakukan melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic-random sampling)dengan margin of error ± 2,83%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknis wawancara melalui telepon (telesurvei) dengan pedoman kuesioner.

Responden terdistribusi 50% laki-laki dan 50% perempuan serta 60% penduduk pedesaan dan 40% penduduk perkotaan. Survei juga dilengkapi dengan penelusuran data percakapan warganet (netizen) melalui media monitoring dari berbagai platform media sosial.

Awalnya, responden diberikan pertanyaan ‘Seandainya pilpres dilaksanakan saat ini pasangan manakah yang Anda pilih?’. Hasilnya sebagai berikut:

  • Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 52,8%
  • Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,5
  • Ganjar Pranowo- Mahfud Md: 18,2%
  • Undecided voters: 2,5%

“Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa seandainya pilpres dilaksanakan saat ini, pasangan Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan 52,8%. Kemudian diikuti oleh pasangan Anies-Cak Imin dengan elektabilitas 26,5% dan Ganjar-Mahfud Md 18,2%, sementara sebanyak 2,5% responden belum dapat menentukan pilihan (undecided voters),” kata Direktur Riset Polstat Apna Permana dalam konferensi pers, Kamis (8/2/2024).

Apna menyampaikan apabila tren elektabilitas seperti ini terus berlanjut, maka peluang Pilpres 2024 satu putaran semakin besar. Hal ini, kata dia, selaras dengan hasil survei terkait keinginan publik agar Pilpres 2024 berjalan satu putaran nyaris 70%.

“Dengan demikian, jika trend elektabilitas ini bertahan terus hingga 14 Februari 2024 nanti maka Pilpres 2024 akan berlangsung dalam satu putaran saja. Sebagaimana diinginkan oleh mayoritas publik, Pilpres 2024 cukup berlangsung dalam satu putaran saja,” ujarnya.

Populi Center

Populi Center merilis hasil survei simulasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Responden diminta memberikan jawaban paslon mana yang akan dipilih, sebanyak 52,5% responden memilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Survei bertajuk ‘Peluang Pemilu Satu Putaran’ ini dirilis, Rabu (7/2/2024). Survei dilakukan pada 27 Januari hingga 3 Februari 2024, jumlah responden 1.500 yang tersebar di 38 Provinsi secara proporsional berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Metode survei yang digunakan acak bertingkat atau multistage random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka melalui aplikasi survei Populi Center. Margin of error (MoE) survei ± 2,53% pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden diberi pertanyaan ‘Jika TIGA nama berikut menjadi capres 2024, siapakah yang akan Anda PILIH untuk menjadi presiden tahun 2024? (%)’. Berikut hasilnya:

  • Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 22,1%
  • Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 52,5%
  • Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 16,9%
  • Belum memutuskan: 6,3%
  • Menolak menjawab: 2,2%.
Asal-Usul Limbah Busa Cemari Kali di Depok Diselidiki

Asal-Usul Limbah Busa Cemari Kali di Depok Diselidiki

Busa di Kali Baru, Cimanggis, Depok, viral di jejaring media sosial pada 28 November 2023..

Depok – Sungai di Kota Depok tercemari busa misterius. Kuantitas busa itu melimpah luar biasa sampai menutupi badan sungai. Asal-usul limbah busa ini diselidiki oleh Pemkot Depok.
Lokasi pencemaran lingkungan ini ada di Kali Baru, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, dan sempat viral di media sosial pada Selasa (28/11/2023).

Terlihat busa itu tebal menutupi sungai. Tampak ada warga yang iseng memancing di lokasi sungai berbusa tersebut.

Baca juga: Gencatan Senjata Diperpanjang, Hamas: Kami Ingin Mengakhiri Perang

Terlihat busa itu setinggi badan orang dewasa. Tampak ada warga yang bermain catur di dekat lokasi. Ada juga yang sengaja membuang sampah ke sungai yang tertutup busa tersebut.

Kondisi ini jelas tidak sehat. Perlu ada langkah penanggulangan pencemaran lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok turun tangan.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka, Cak Imin: Mundurlah, Wong Undang-Undangnya Gitu

Dari mana asal-usul limbah busa ini? DLHK Kota Depok menyelidiki.

Selidiki asal-usul limbah busa

DLHK Kota Depok sedang menyelidiki asal-usul limbah busa ini. Kepala Dinas LHK Depok, Abdul Rahman, menjelaskan dugaannya. Pertama, busa ini diduga berasal dari limbah domestik yakni busa seperti biasa dijumpai di kamar mandi atau tempat cuci piring. Busa para penduduk itu terakumulasi di sungai.

“Memang peralihan dari musim kemarau ke hujan ini, kan akumulasi dari limbah domestik ya. Limbah domestik itu paling banyaknya detergen, kemudian aliran besar sehingga itu kan teraduk,” kata Abdul Rahman, Selasa (28/11/2023).

Baca juga: Usai Ditangkap, Penghina Nabi Muhammad Diperiksa di Polda Sumut

Kadis DLHK Abdul Rahman mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari warga. Kemudian pihaknya mengecek ke lokasi dan menyusuri sungai guna mencari penyebab asal timbulnya lautan busa tersebut.

“Jadi setelah kita menerima laporan dari warga, kita konfirmasi dengan pihak terkait dari lingkungan Pak RW, Pak Lurah, Damkar, kemudian dari kita DLHK,” kata Abdul saat dihubungi wartawan, Selasa (28/11).

“Kita terima malam, kita sudah cek lokasi tapi akan diteruskan untuk pengecekan, susur badan kali nya sampai dengan kita temukan hal-hal yang menyebabkan terjadinya busa itu,” tambahnya.

Abdul menyebut dugaan sementara busa itu berasal dari detergen. Dia pun menyebut di sekitar lokasi ada beberapa perusahaan yang tengah diselidiki.

“Juga sementara memang itu dari deterjen. Akumulasi limbah domestik. memang di sekitar situ ada juga perusahaan-perusahaan, dan hari ini kita bagi tim. Ada yang susur badan sungai dan ada yang ke sumber-sumber itu,” pungkasnya.

Busa di Kali Baru, Cimanggis, Depok, viral di jejaring media sosial pada 28 November 2023

Abdul mengatakan dari pengecekan pihaknya akan menguji sampel air ke lab.

“Nanti dari hasil pemgecekan iti, tim termasuk Damkar Pol PP dan pemerintah setempat, kita akan melaporkan.

Jadi saya memantau terus untuk menunggu laporan dari tim amdal kita. Dugaan sementara ya, nanti perkembangannya menunggu, kalau diperlukan akan kita uji lab,” tuturnya.

Sementara ini, pihaknya telah menyiram busa tersebut. “Untuk tindakan sementaranya, kita siram busa-busanya agar kembali menjadi air,” tuturnya.

Link Terkait :

mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d

mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d mega4d

mega4d bet4d

Muncul Desakan Konser Coldplay di Jakarta Dibatalkan

Muncul Desakan Konser Coldplay di Jakarta Dibatalkan

Ilustrasi konser Coldplay

Jakarta – Desakan agar konser Coldplay di Jakarta dibatalkan bermunculan. Isu soal dukungan band Inggris tersebut ke LGBT menjadi alasan.

Setidaknya ada dua pihak yang sudah menyuarakan keberatan soal rencana konser Coldplay. Sebagai informasi, Coldplay akan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Rabu (15/11) nanti.

Mereka menuntut agar promotor membatalkan rencana konser Coldplay. Berikut sejumlah informasinya:

1. Partai Ummat Tolak Konser Coldplay
Partai Ummat menolak konser grup musik Coldplay di Jakarta. Mereka menolak karena menganggap grup musik ini mendukung gerakan LGBT.

Baca juga: Jalan Merdeka Barat Ditutup Jelang Demo Penolakan Konser Coldplay

“Masih ada waktu bagi promotor untuk membatalkan konser ini karena sangat merusak generasi muda kita. Khususnya untuk agama Islam, larangan terhadap seks sesama jenis jelas larangannya dalam Al-Qur’an,” kata Ketua Bidang Pendidikan DPP Partai Ummat, Aspizain Caniago, dalam keterangan tertulis diterima, Kamis (9/11/2023).

Menurutnya, larangan terhadap perilaku LGBT tak hanya disampaikan agama Islam melainkan juga oleh semua agama yang tumbuh di Indonesia. Menurutnya, perilaku LGBT tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh agama.

Aspizain mengatakan kecenderungan seks personel Coldplay dan dukungan mereka ke gerakan LGBT berpotensi mempengaruhi penggemar mereka di Indonesia yang rata-rata masih muda usia. Dia menyatakan usaha kampanye LGBT melalui musik sangat berbahaya sehingga harus dihentikan.

“Musik sangat halus mempengaruhi jiwa manusia dan tanpa sadar mereka terbawa arus dan perilaku idola mereka. Sebagai pendidik, kita paham bagaimana proses internalisasi nilai melalui seni. Seni musik sangat efektif bisa mengubah psikologi manusia,” kata dia.

Dia mendesak kepolisian dan lembaga terkait yang berwenang untuk mencabut izin konser Coldplay.

Baca juga: Massa Demo Tolak Konser Coldplay Bergerak ke Mabes Polri, Lalin Macet

2. Demo Tolak Coldplay
Pihak menamakan Gerakan Nasional Anti (Geranati) L98T akan menggelar aksi menolak kampanye LGBT yang dinilainya dilakukan Coldplay. Mereka akan demo di sejumlah titik.

“Besok kita akan melakukan aksi mulai kumpul di Masjid Al-Azhar, habis itu kita salat dan setelah itu kita menyampaikan di Mabes Polri. Setelah dari Mabes Polri akan ke Menparekraf. Kita akan audiensi, bersama seluruh masyarakat akan turun, itu sampai kita akan ke Menkopolhukam, sampai kita bisa ada jaminan, tidak ada kampanye LGBT,” kata Juru bicara Geranati L98T Novel Bamukmin kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (9/11).

Mereka juga mendesak promotor membatalkan konser Coldplay karena dinilai mendukung LGBT yang dilarang oleh agama Islam. Hal itu juga ia sampaikan kepada Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti yang turut menolak adanya kampanye LGBT.

Novel mengancam akan mencekal Coldplay jika pihak terkait tak merespons aspirasinya.

“Dan kalau memang tidak ada jawaban yang jelas, maka kita akan sambungkan tanggal 15 hari H-nya, bisa kemungkinan kita kepung GBK atau sebelumnya kita kepung bandara atau bisa hotelnya. Kita serahkan kepada masyarakat, bagaimana mereka menyikapi secara langsung yang kalau tidak ada tindakan dari institusi-institusi terkait saat ini,” katanya.

3. Polisi Siap Amankan Konser Coldplay
Pihak kepolisian menyatakan siap mengamankan rangkaian konser band Coldplay. Pengamanan itu sepaket dengan pengamanan tempat latihan para pemain FIFA World Cup U-17 di area Stadion GBK.

“Tidak ada masalah ya, GBK digunakannya venue ada stadion madya, lap A, B pelatihan, venue yang digunakan latihan. Nanti (pertandingan) akan dilaksanakan di JIS, tentu proses kegiatan masyarakat nasional atau internasional di wilayah Jakarta ini sudah biasa kita lakukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (9/11).