Bareskrim Didesak Tetapkan Wulan Guritno & Nikita Mirzani Tersangka Judi Online

Bareskrim Didesak Tetapkan Wulan Guritno & Nikita Mirzani Tersangka Judi Online

Beritamega4d.com
Rabu, 28 Feb 2024 23:40 WIB

Jakarta – Lembaga Pengawasan, Pengawalan, dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) menggugat Bareskrim Polri untuk segera menetapkan status Wulan Guritno dan Nikita Mirzani menjadi tersangka atas kasus promosi judi online.

Dalam praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pihak Bareskrim telah memberikan jawaban atas gugatan LP3HI.

Namun, jawaban dari Bareskrim dirasa normatif dan tidak memuaskan pihak penggugat karena dengan perkara yang sama, polisi di daerah lain sudah berproses mengenai kasus promosi judi online ini.

“Jawaban dari Bareskrim hari ini adalah jawaban yang sangat normatif, saya melihat seperti tidak sungguh-sungguh karena ada dua perkara praperadilan tetapi jawabannya sama persis antara perkara satu dan yang lain. Perkara 13 mempermasalahkan Nikita Mirzani, perkara 16 Wulan Guritno,” kata Kurniawan Adi Nugroho saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (28/2/2024).

“Jelas kurang puas, sangat tidak puas lah. Karena di daerah-daerah itu sudah naik ke pengadilan, minimal sudah penetapan tersangka tapi justru dalam level Bareskrim masih penyelidikan,” sambungnya.

Menurutnya, penyelidikan yang dilakukan Bareskrim Polri dirasa mandek dan tidak aja kemajuan sama sekali atas perkara ini.

“Ya mereka masih mencari bukti dan keterangan ahli, karena jawaban mereka ini masih penyelidikan, bagi saya itu aneh karena menurut saya sudah penyidikan, tindak pidananya sudah ada, tinggal pelakunya siapa tapi yaudahlah kita terima dulu dan ini adalah pemanasan,” ujar Kurniawan Adi Nugroho.

Adapun agenda selanjutnya adalah pembuktian dari kedua belah pihak yang digelar pada Rabu (28/2/2024).

“Besok pembuktian semua pihak, pembuktian pihak kami maupun pihak Bareskrim,” pungkasnya.

Duduk Perkara 2 Polisi Dihajar Warga saat Amankan Pelaku Penipuan Online

Duduk Perkara 2 Polisi Dihajar Warga saat Amankan Pelaku Penipuan Online
Polisi di OKI dimassa warga saat tangkap pelaku penipuan online.(tangkapan layar/istimewa)

Ogan Komering Ilir – Dua polisi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan dikeroyok warga saat menangkap pelaku penipuan online bernama Faisal (24). Mereka yakni Bripka Endro dan Aipda Taufik.

Peristiwa itu terjadi ketika petugas Polsek Tulung Selatan melakukan penangkapan di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selatan, OKI, Jumat (2/2/2024) sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat penganiayaan tersebut, dua anggota Polsek Tulung Selapan ini mengalami luka robek di kepala, lengan, hingga dahi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto membenarkan adanya dua polisi dikeroyok warga saat melakukan penangkapan pelaku penipuan.

“Iya benar, korban anggota Polri (dikeroyok) ada dua orang atas nama tersebut (Bripka Hendro dam Aipda Taufik),” kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Sunarto dikonfirmasi detikSumbagsel, Sabtu (3/2/2024).

Kronologi Pengeroyokan 2 Polisi

Sunarto mengatakan, sebelum penangkapan berlangsung, Bripka Endro dan Aipda Taufik ditemani 10 rekannya tengah melakukan patroli. Mereka baru mendapat informasi dari pihak yang mengaku menjadi korban penipuan di wilayah tersebut.

“Saat itu personel Polsek Tulung Selapan berjumlah 12 orang melaksanakan patroli ke Desa Lebung Gajah, dalam rangka menindaklanjuti laporan informasi dari PS Kanit Intelkam, dan perintah Kapolsek Tulung Selapan tentang telah adanya korban yang telah tertipu oleh pelaku penipuan online dengan modus menawarkan iklan dan mengambil pulsa dari korban,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal polisi, petugas menemukan satu lokasi di hutan berada di belakang permukiman warga yang diduga kuat dijadikan markas para pelaku melakukan aksi penipuan online.

“Personel patroli masuk ke arah lokasi tersebut dan mendapati beberapa pondok, di dalamnya para pelaku diduga sedang melakukan aktivitas penipuan online,” ungkapnya.

Setelah polisi mengamankan pelaku dan hendak membawanya ke polsek, mobil petugas tiba-tiba dihadang warga sekitar. Bripka Endro dan Aipda Taufik menjadi sasaran amukan warga di sana hingga terluka.

“Dan ketika personel Polsek Tulung Selapan di perjalanan kembali ke Mako membawa pelaku ternyata dihadang oleh warga masyarakat Desa Lebung Gajah. Dua personel tersebut pun sempat mendapatkan kekerasan atau dianiaya oleh warga masyarakat hingga keduanya mengalami luka di kepala, lengan dan dahinya. Saat ini sudah berada dalam perawatan intensif dokter RS,” jelasnya.

Amankan Sabu dan 14 Bong

Kata Narto, meski sempat terjadi pengeroyokan terhadap anggota polisi, petugas berhasil memboyong Faisal ke Polsek Tulung Selapan. Dari hasil pemeriksaan Faisal diketahui merupakan pelaku penipuan online dan penyalahgunaan narkoba.

“Iya, (Faisal) pelaku penipuan online dan penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dalam aksinya, Faisal disebut telah melakukan penipuan online terhadap seorang warga. Modusnya dengan menawarkan iklan. Dari situ, dia mengambil pulsa dari korban.

“Iya, modusnya memang seperti itu,” katanya.

Dari lokasi penangkapan itu, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti di TKP. Yakni paket sabu yang terbungkus plastik klip bening kecil berikut belasan alat hisapnya.

“Anggota di sana juga mengamankan barang bukti 14 buah bong alat hisap sabu dan klip bening kecil yang diduga berisi sabu,” jelasnya.

Menkominfo Budi Arie Setiadi: Cuma di RI Judi Online Dilarang

Menkominfo Budi Arie Setiadi: Cuma di RI Judi Online Dilarang
Foto: Menkominfo Budi Arie Setiadi menyapa wartawan di lobby utama Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (17/7/2023). (BeritaMega4D.com)
Jakarta, BeritaMega4D.com Indonesia – Menkominfo Budi Arie Setiadi mengungkapkan hanya Indonesia di antara negara ASEAN yang masih menetapkan judi online sebagai aktivitas ilegal. Di negara-negara lain, judi online sudah diperbolehkan.

“Malaysia legal, Singapura legal, Kamboja legal, Filipina legal, Thailand legal. Kita tidak ngomongin Asia, ASEAN saja. Cuma Indonesia yang masih melarang. Kalau di luar negara ASEAN kan legal judi itu. Tinggal kita dan Brunei mungkin yang masih ilegal,” kata Budi dalam konferensi pers, Kamis (20/7/2023).

Ucapan itu menanggapi pertanyaan soal fenomena judi online yang marak di Indonesia. Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan semua yang terkait judi online berasal dari luar Indonesia.

Baca Juga : Cara Mafia Judi Online Jerat Warga RI yang Tak Punya HP 
Karena berasal dari negara yang tidak melarang judi online, jadi mereka tidak melanggar aturan apapun di sana. Namun, setelah masuk ke Indonesia akan dilakukan pemblokiran.

“Terkait judi online semua dari luar negeri. Setelah itu kita tengarai dia biasa berpusat dari negara-negara di mana judi sudah diatur. Jadi bukan pelanggaran di negaranya. tapi begitu masuk ke Indonesia, aturan dari pemerintah yaitu melakukan pemblokiran,” jelas Semuel.

Dia juga menjelaskan ada tiga hal yang diblokir. Pertama, terkait domain atau website judi online.

Berikutnya, jika alamat IP-nya ketahuan juga akan ikut diblokir. Terakhir, apabila berbentuk aplikasi juga akan dilakukan penanganan yang sama.

Baca Juga : Pakai Digital ID, Tidak Bisa Utang Pinjol Pakai KTP Orang

“Pertama domain-nya atau website-nya. Kedua, kalau ketahuan IP-nya, juga kita blokir. Ketiga, kalau dia berupa aplikasi, itu juga kita blokir,” kata Semuel.

Bukan hanya tiga hal tadi saja yang diblokir. Menurut Semuel, pihaknya juga akan memblokir rekening yang terkait aktivitas judi online.

“Tadi untuk melengkapi tadi, rekening-rekening yang digunakan kita blokir. Supaya mempersempit ruang gerak mereka untuk melakukan kegiatan ilegal ini,” ungkapnya.

Cara Mafia Judi Online Jerat Warga RI yang Tak Punya HP 

Cara Mafia Judi Online Jerat Warga RI yang Tak Punya HP 
9 Ciri-Ciri Orang Kecanduan Judi Online, Ada di Kamu?
Foto: Ciri-Ciri Orang Kecanduan Judi Online, Ada di Kamu?

Jakarta, BeritaMega4D.com Indonesia – Para pelaku judi online punya berbagai cara untuk bisa menjerat korbannya. Termasuk memperluas jangkauan korban untuk tetap bisa melancarkan aksinya.

Biasanya judi online dikenal menyasar mereka yang memiliki HP. Masyarakat akan masuk melalui aplikasi maupun website yang disebarkan di internet atau media sosial.

Namun ternyata para pelaku juga menyasar masyarakat yang tidak memiliki ponsel. Kejadian ini terungkap beberapa waktu lalu di Malang.

Dalam kasus tersebut polisi menangkap lima orang pelaku. Mereka ternyata menggunakan cara manual untuk bisa melakukan judi online.

Baca Juga : Gandeng Polri, Menkominfo Akan Tindak Streamer YouTube Promo Judi Online

Caranya adalah menjerat masyarakat tanpa bantuan ponsel maupun internet. Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik menjelaskan modus yang digunakan adalah dengan mengumpulkan uang dari para pemasang tebak judi nomor atau togel. Para pelaku bertindak sebagai penombok dan pengecer togel berbasis di Singapura dan Hong Kong.

Kelima orang dilaporkan menerima judi togel dari orang lain. Berikutnya uang tersebut dibayarkan pada situs judi online.

Para pelaku menggunakan beberapa situs judi online dalam melakukan aksinya. Mulai dari Olx Toto, Judi Kingdom, dan Sultan Toto.

Para pelaku akan dijerat atas Pasal 303 KUHP mengenai perjudian. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Kominfo Sapu Bersih Judi Online

Baca Juga : Menkominfo Ultimatum Meta Bersihkan Konten Judi Slot Online

Kominfo telah melakukan pemutusan akses dan/atau penghapusan (takedown) terhadap 60.582 konten perjudian online. Selain itu, guna menekan transaksi terkait judi online, Kominfo secara formal telah meminta OJK pada tanggal 18 September 2023 untuk melakukan pemblokiran rekening yang terlibat.

Hingga Juli 2023, hampir 2.000 rekening bank dilaporkan terkait perjudian online. Jumlah aduan itu berkisar sejak awal tahun hingga Juli 2023 atau sekitar 7 bulan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya menerima 1.859 aduan pemanfaatan rekening perbankan.

Baca Juga : Kronologi Ribuan Rekening Bank Terkait Judi Online Diblokir

Jumlah tersebut mendominasi aduan rekening yang dimanfaatkan untuk kepentingan pelanggaran hukum.

Sementara itu, aksi ‘bersih-bersih’ juga dilakukan pada kontak dan rekening terkait judi online. Pada 11 September lalu, Kominfo mengumumkan terdapat 8.823 kontak dan rekening telah ditemukan selama 23 Juli 2023 hingga 6 September 2023.

Pihak bank juga telah diminta untuk memblokir atau memasukkan pada blacklist terhadap 176 nomor rekening atau akun bank yang diduga terlibat judi online selama bulan Agustus lalu.

Budi Arie: 3 Bulan Jabat Menteri, Hampir 400 Ribu Konten Judi Online Diblokir

Budi Arie: 3 Bulan Jabat Menteri, Hampir 400 Ribu Konten Judi Online Diblokir

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan hampir 400 ribu konten judi online diblokir oleh Kominfo selama tiga bulan dirinya menjabat. Sebanyak 400 ribu situs tersebut terdiri dari 205.910 alamat IP, 16.304 file sharing, dan 170.438 konten media sosial.

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan hampir 400 ribu konten judi online diblokir oleh Kominfo selama tiga bulan dirinya menjabat. Sebanyak 400 ribu situs tersebut terdiri dari 205.910 alamat IP, 16.304 file sharing, dan 170.438 konten media sosial.

“Tadi barusan saya melaporkan hasil pertemuan saya dengan Pak Presiden tentang penanganan judi online. Jadi dari 18 Juli sampai 11 Oktober 2023, kita sudah mengeksekusi 392.652 konten perjudian dari seluruh ranah sosial media,” kata Budi Arie kepada wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/10/2023).

“Di mana di situs IP-nya itu 205.910 konten, file sharing 16.304 konten, dan medsos 170.438,” imbuh Budi Arie.

Baca juga: Gandeng Polri, Menkominfo Akan Tindak Streamer YouTube Promo Judi Online

Budi Arie menyebut, sebelum dirinya menjabat, Kominfo mencatat total 800-900 ribu konten judi online yang ditindak selama 8-9 tahun. Dia lalu membandingkan dengan dirinya yang baru menjabat selama 3 bulan dan sudah menutup 400 ribu konten judi online.

“Jadi menurut data yang kami peroleh kalau dalam 8-9 tahun 800/900 ribu, ini dalam waktu tiga bulan saya menjadi Menkominfo sudah hampir 400 ribu, berarti satu periode menteri saya selesaikan dalam waktu 3 bulan dalam pemberantasan judi online,” ujarnya.

Budi Arie menegaskan pihaknya terus berupaya untuk menindak judi online. Dia menegaskan akan menghabisi situs atau konten judi online di masanya.

“Kita akan terus tindak dengan sekuat tenaga kita akan habisi judi online dari ruang digital kita,” ujarnya.

Baca juga: Kominfo Siap Laporkan Streamer Game Promosi Judi Online ke Polisi

Gandeng Polri, Menkominfo Akan Tindak Streamer YouTube Promo Judi Online

Gandeng Polri, Menkominfo Akan Tindak Streamer YouTube Promo Judi Online

Jakarta - Menkominfo Budi Arie Setiadi meminta masyarakat untuk lapor jika menemukan YouTube streamer yang mempromosikan judi online. Pihaknya akan memblokir demi memberantas judi online di ruang digital.

Jakarta – Menkominfo Budi Arie Setiadi meminta masyarakat untuk lapor jika menemukan YouTube streamer yang mempromosikan judi online. Pihaknya akan memblokir demi memberantas judi online di ruang digital.

“Pokoknya laporin ke kita, nanti pasti kita eksekusi mereka juga akan terus berusaha dengan berbagai cara. Tapi kita juga punya tekad yang kuat untuk memberantas judi online dari ruang digital kita,” kata Budi Arie di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (13/10/2023).

Baca juga: Kominfo Siap Laporkan Streamer Game Promosi Judi Online ke Polisi

Perihal penindakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian. Namun dia memastikan akan melakukan pemblokiran akun YouTuber streamer yang mempromosikan judi online.

“Kalau soal penindakan itu nanti kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Itu kan tugasnya polisi,” ujarnya.

“Nanti kita akan berkomunikasi dengan aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk gimana menyatukan langkah-langkah. Tugas kami sebagai Kementerian Kominfo kan sudah kita lakukan. Semua yang itu kita block, kita takedown, kita blokir,” lanjutnya.

Budi Arie mengatakan pihaknya akan terus memberantas judi online, sesuai arahan Presiden Jokowi. Dia mengatakan modus judi online mayoritas menggunakan nomor telepon dari saluran Kamboja dan Filipina.

“Bahwa judi online harus terus diberantas, karena merugikan rakyat kecil. Kalau teman-teman media ada laporan tentang judi online sekarang ini kan nipunya pake no telepon dari luar negeri ya. Dari Filipina dan Kamboja. Nanti kita tutup itunya saluran ininya, saluran komunikasinya, sehingga kita tidak bisa dimasuki atau disusupi oleh judi online,” ujarnya.

Baca juga: Menkominfo Ultimatum Meta Bersihkan Konten Judi Slot Online

Pihaknya masih terus melakukan patroli siber. Namun belum ada kerja sama lintas negara, karena hal itu kewenangan aparat hukum.

“Patroli siber tetap kita lakukan, tapu maksud saya kalo ada teman-teman media punya masukan kasih aja ke saya langsung kita sikat,” ujarnya.

Menkominfo Ultimatum Meta Bersihkan Konten Judi Slot Online

BeritaMega4D - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan peringatan keras kepada Manajemen Meta di Indonesia untuk segera membersihkan konten judi slot online di platform mereka.

Menkominfo Ultimatum Meta Bersihkan Konten Judi Slot Online
BeritaMega4D – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan peringatan keras kepada Manajemen Meta di Indonesia untuk segera membersihkan konten judi slot online di platform mereka.

“Saya menyampaikan perintah sekaligus peringatan keras kepada Meta untuk segera membersihkan segala macam bentuk konten yang mendukung, memfasilitasi, dan/atau mempromosikan aktivitas judi online atau judi slot di semua platform Meta dalam waktu 1 X 24 jam,” lata Budi dalam keterangan resmi yang diterima BERITAMEGA4D.COM.

Baca juga:
Kominfo Siap Laporkan Streamer Game Promosi Judi Online ke Polisi

Sebelumnya, Menkominfo telah mengirimkan surat perintah kepada perwakilan Meta di Indonesia terkait penanganan konten dan kegiatan perjudian online dan/atau judi slot oleh Penyelenggara Sistem Elektronik. Sejak dikirim pada 2 Oktober 2023. Kominfo masih menemukan konten judi slot online di platform milik Mark Zuckerberg itu.

“Kami masih menemukan berbagai macam konten perjudian online dan/atau judi slot di platform Meta,” ungkap Budi.

Menkominfo menyatakan akan meneruskan penanganan ini kepada Aparat Penegak Hukum jika tidak ditindaklanjuti dengan optimal. Menurutnya, segala bentuk kegagalan atau kelalaian atas tidak terlaksananya kewajiban penanganan perjudian online dan/atau judi slot akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jika Meta tidak berhasil menindaklanjuti peringatan ini dengan optimal, maka kami akan meneruskan hal ini kepada APH untuk ditindaklanjuti secara tegas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah hukum Indonesia,” ungkapnya.

Peringatan Menkominfo itu tertuang dalam Surat bernomor 752/M.KOMINFO/Al.05.02/10/2023 perihal Surat Perintah dan Peringatan Penanganan Konten Perjudian dan/atau Judi Slot oleh Meta.

Sesuai ketentuan UU No. 11 Tahun 2008 tentang lnformasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016 beserta peraturan-peraturan pelaksanaan. Adapun isinya memerintahkan seluruh PSE yang memberikan layanan di Indonesia memiliki kewajiban untuk memastikan sistem elektronik yang dikelolanya tidak memuat dan tidak memfasilitasi penyebaran informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilarang, termasuk konten dan kegiatan perjudian online dan/atau judi slot.

Sebelumnya Menkominfo mengajak semua pihak untuk memberantas judi slot online.

“Memberantas judi online ini kan perang semesta. Untuk itu, kami sudah bersurat ke berbagai pemangku kebijakan khususnya ke OJK, lembaga keuangan, operator seluler, ke ISP (Internet Service Provider), juga ke berbagai pihak untuk mendukung sama-sama perang semesta melawan judi online ini,” ujar Budi

Menkominfo menegaskan judi online berdampak negatif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Mengutip data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), total transaksi judi online di Indonesia mencapai sekitar Rp200 triliun.

“Judi online ini selain menghisap dan mendestruksi rakyat, juga merusak generasi muda bangsa. Kami all out untuk menghadapi permasalahan judi online ini,” tegasnya.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan perputarannya sebesar Rp 190 triliun dan itu akan terus bertambah ke depannya. Total perputaran uang untuk judi online tersebut berdasarkan pada periode 2017-2022.

“Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh PPATK terhadap 887 pihak yang merupakan jaringan bandar judi online, terdapat perputaran dana senilai Rp 190 triliun dalam 156 juta transaksi pada periode 2017-2022,” tulis laporan PPATK

PPATK juga melaporkan terdapat 2,7 juta orang yang ikut main judi online. Sekitar 2,1 juta melakukan judi dengan nominal di bawah Rp 100 ribu.

Mirisnya, kalangan yang terlibat dalam permainan haram ini termasuk dalam golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Mulai dari pelajar, mahasiswa, buruh, petani, ibu rumah tangga, serta pegawai swasta.

Bahkan, transaksi judi online di Indonesia kian bertambah dari waktu ke waktu. “Untuk angka di tahun 2023 ini sudah lebih dari Rp 200 triliun,” kata Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah.