Respons Mahfud soal Viral Hasil Exit Poll Pemilu di Luar Negeri

beritamega4d.com
Selasa, 14 Feb 2024 00:26 WIB

Mahfud MD

Yogyakarta – Cawapres nomor urut 3, Mahfud Md enggan menanggapi viral di media sosial soal hasil exit poll Pemilu 2024 di luar negeri. Mahfud mengatakan akan melihat hasil exit poll besok sore.

“Nggak, saya nggak menanggapi itu, saya melihat exit poll sesudah jam 3 (sore) besok,” kata Mahfud di Yogyakarta, Selasa (13/2/2024).

Mahfud enggan berkomentar soal exit poll tersebut.

“Saya nggak menanggapi itu sekarang nggak,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merespons soal adanya publikasi hasil suara exit poll Pemilu 2024. KPU menegaskan kalau pengumuman penghitungan tersebut sebaiknya diabaikan saja.

“Berkaitan dengan hal ini, pemungutan suara di luar negeri itu melalui voting lebih cepat daripada di dalam negeri. Di sana ada yang mulai tanggal 4-11 Februari untuk metode TPS. Pemungutan suara di luar negeri kan ada pos, KSK dan TPS,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari pada wartawan di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

“Penghitungan suaranya bersamaan dengan yang ada di dalam negeri. Dengan demikian kalau ada orang yang mempublikasikan hasil di Hongkong, KL, Sydney, itu harus diabaikan karena penghitungan suaranya belum dimulai,” sambungnya.

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak Capai 6.223 Kasus dI Akhir Tahun 2023

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak Capai 6.223 Kasus dI Akhir Tahun 2023

Ilustrasi. Kementerian Kesehatan melaporkan kasus aktif penularan virus Covid-19 melonjak mencapai 6.223 Kasus.

Jakarta, BERITAMEGA4D.COM — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus aktif penularan virus Covid-19 melonjak mencapai 6.223 kasus aktif saat ini.
Angka itu berdasarkan data Kemenkes di laman Infeksi Emerging per Selasa, 12 Desember 2023 pukul 16.00 WIB.

Data tersebut menunjukkan penambahan kasus konfirmasi Covid-19 harian ada 298 kasus, sehingga total kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 kini menjadi 6.815.576.

Dari total kasus konfirmasi, sebanyak 6.647.428 di antaranya telah sembuh. Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 161.926 orang atau sekitar 2,4 persen.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu memerintahkan Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya tetap memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 setelah kasus penularan virus corona melonjak beberapa waktu terakhir.

“Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota agar memastikan semua Puskesmas dan Fasyankes lainnya yang berada di wilayah kerjanya tetap memberikan pelayanan Vaksinasi Covid-19, dan memastikan ketersediaan vaksin,” kata Maxi dalam keterangan tertulis, Jumat (8/12).

Selain itu, Kemenkes meminta kepala dinas kesehatan seluruh Indonesia mengamati penularan kasus Covid-19.

Sebelumnya, Kemenkes mengonfirmasi tren kenaikan kasus Covid-19 terjadi lagi di Indonesia. Kenaikan kasus itu diduga disebabkan varian baru, yakni Eris atau EG.5 dan EG.2.